Ya, bagaimana rasanya punya blog baru? wah engga tahu ya, kok kayak merasa berat tapi ada rasa senang dan lega… gado2 deh. Sebenarnya saya senang menulis, tapi lebih senang menulis di milis atau artikel teknis dan itu pun untuk milis, kadang-kadang membuat laporan pandangan mata (itupun sudah jarang saya lakukan dan terbatas untuk acara alumni almamater saya) dan pastinya menulis email untuk urusan pekerjaan hehe..
Istri saya yang gemar membuat blog selalu mendorong saya untuk menulis di blog saya sendiri. Saya kadang merasa iri melihat orang punya blog, kok bisa ya natanya bagus, tulisan-tulisannya oke, dan lain-lain. Saya sadari bahwa menulis itu adalah proses belajar, jadi dengan menulis kita pasti belajar. Kalau kata mantan bos saya, menulis itu adalah suatu proses mensistematiskan pengetahuan kita dengan tujuan orang yang membaca tulisan kita mengerti apa yang kita pikirkan. Ujung-ujungnya menulis itu sebenarnya untuk orang lain. Apa benar ya? Benar atau tidaknya saya ndak tahu, maklum tidak terlalu mendalami filsafat.
Menurut saya belajar itu penting agar merangsang otak terus bekerja dan supaya kita tidak mati karena katanya definisi kematian secara kedokteran itu ada dua: 1) berhentinya kerja jantung, 2) berhentinya kerja batang otak. Supaya tidak mati jantung, kurangi rokok (syukurlah sudah lumayan berhenti merokoknya), olahraga teratur (ini yang banyak alasan untuk tidak melakukanya, males lah, ga ada fasilitasnya lah), dll. Sedangkan supaya tidak mati otak, jangan melakukan kegiatan yang sifatnya membahayakan otak itu sendiri seperti ngejedot-jedotin kepala ke tembok (buat apa coba? sayang temboknya lagi, bisa retak dan keluar uang buat nambal semennya), kemudian beri “makanan” kepada otak secara normal (aliran darah yang cukup dan PROSES PEMIKIRAN).. Mosoook siiiih? Bohong ya? Iya bohong lah, lha wong baru aja ngarangnya hehehe…
Nah, mudah-mudahan ini awal yang baik untuk memulai suatu blog. Harapan saya, apa yang saya tulis disini bermanfaat buat (terutama) untuk saya supaya semakin giat belajar dan juga untuk yang kebetulan tertipu membaca blog saya hehehehe
1 Oktober 2007 pukul 7:47 am |
Hai suamiku..
tetap semangat!! grafik nulisnya jangan overshoot lagi yaaa =)
ps: tambahin putie dong di link mas.. =) kayak mas arief tuh.
14 Januari 2008 pukul 5:12 pm |
Hai By,
Yok opo kabare rek? dicari dik Muti tuh kehilangan math teacher, katanya.
Menulis sing lucu2 kayak cerita di rumah gitu, kalo baca pvc aduh mak, nggak hanya Ayodya yg pusing aku juga By!!
Katanya ‘aktor” apa ‘katro’? huruf e podo loh Ojo lali y undangan open house
wis lampu arep mati
take care y