20 Februari 2008
Paris cukup mengesankan dalam hal harga makanan dibandingkan di Roma ataupun di kota-kota besar Indonesia. Dimanapun kita berada di Paris, mau di tempat yang jauh dari keramaian, di tempat wisata, di stasiun Metro, di Museum, atau dimanapun, harga-harga makanan dan jajanan tidak berbeda cukup mencolok. Sehingga kita tidak perlu ragu untuk membeli makanan dan jajan dimanapun.
Agaknya Roma mirip dengan Jakarta, Bandung ataupun kota lain di Indonesia. Harga makanan atau jajanan mengikuti strategis atau tidaknya tempat penjualan makanan atau jajanan tersebut berada. Semakin strategis, maka semakin mahal pula harganya. Jadi kami tidak sembarangan beli makanan di Roma setelah melihat-lihat harga makanan di Bandara, stasiun Termini, daerah sekitar Vatikan, Colosseum, dll. Lagipula kebutuhan makan kami normal-normal saja, mau burger pun “hayuk ajah”, asalkan perut cukup terisi dan bisa buat jalan kaki cukup jauh. Jadi ga aneh-aneh milih makannya, ga kayak Bondan Winarno waktu ke Venezia hehehe.
Baca entri selengkapnya »
5 Tanggapan |
Wisata |
Permalink
Ditulis oleh webywebyweby
15 Februari 2008
Negara-negara di Eropa letaknya sangat berdekatan satu sama lain, sehingga bepergian antar negara di Eropa boleh dibilang cukup cepat dan murah. Ketika ke Paris, saya juga sempat mengunjungi kota Roma, yang mana Italia bertetangga dekat dengan Prancis. Sebagian orang berpikir harus keluar banyak duit ya supaya bisa jalan-jalan ke banyak negara sekaligus di Eropa. Saya bilang: tidak juga sih. Selain jarak yang dekat yang menyebabkan transportasi murah, kuncinya adalah persiapan perjalanan yang baik. Istri saya sangat cekatan dan penuh dengan segala persiapan mengenai perjalanan Sabtu-Minggu kami ini ke Roma, boleh dibilang dialah Ratu Persiapan Perjalanan abad ini hahaha!
Baca entri selengkapnya »
5 Tanggapan |
Wisata | Ditandai: bandara low cost carrier, Beauvais, Ciampino, Roma, shuttle bus |
Permalink
Ditulis oleh webywebyweby
23 Januari 2008
Prancis adalah negara yang menganut konsep laïcité, yaitu suatu konsep bentuk negara dimana agama tidak mencampuri urusan negara dan negara juga tidak mencampuri dalam urusan agama. Kurang lebih komposisi pemeluk agama di Prancis adalah 51% Katolik, 31% atheis, 4% Islam, 3% Protestan, 1% Yahudi dan 10% beragama lain-lain. Pemeluk agama Islam di Prancis berasal dari Aljazair, Maroko, Tunisia, Turki, Sub-Sahara Afrika, Timur Tengah, Asia dan lain-lain. Terbesar adalah dari Aljazair yang mencapai sekitar 1,5 juta orang. Dengan fakta ini, berarti paling tidak saya bisa menemukan Masjid di Paris.

Benar saja, setelah sibuk menelisik buku Traveler Paris, terdapat informasi mengenai Grande Mosquée de Paris yang terletak di Quartier Latin atau di 5e arrondissement (distrik ke-5) Paris. Saya tertarik untuk sholat Jum’at disana karena selain wajib tentunya untuk muslim, ingin tahu juga suasana sholat Jum’at di kota seribu gereja ini. Pengalaman yang unik karena masjid ini adalah masjid terbesar di Paris yang mana pasti saya bisa menemui banyak muslim dari berbagai etnis yang menghuni kota Paris.
Baca entri selengkapnya »
8 Tanggapan |
Wisata |
Permalink
Ditulis oleh webywebyweby
16 Januari 2008
Membaca koran itu menurut saya penting. Paling sedikit, seminggu sekali pasti saya membaca koran. Koran berbeda dengan majalah ataupun buku karena memberikan informasi terkini mengenai banyak hal, terutama mengenai keadaan disekitar kita. Informasi ini bisa berguna dan bisa tidak, tetapi paling tidak bisa saya gunakan tho?

Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Wisata |
Permalink
Ditulis oleh webywebyweby
15 Januari 2008
Buat yang mengunjungi Paris setelah pertengahan 2007 pasti pernah dengar-dengar, melihat atau bahkan nyobain Vélib’ alias vélo liberté. Dari asal katanya, vélo itu artinya sepeda sedangkan liberté artinya kebebasan, jadi arti harfiahnya adalah sepeda kebebasan.
Baca entri selengkapnya »
4 Tanggapan |
Wisata |
Permalink
Ditulis oleh webywebyweby