Istri Ngidam

Memang kalau wanita hamil permintaannya suka aneh-aneh, biasa disebut ngidam. Ciri orang ngidam itu mudah diamati: a) keinginan yang meluap-luap akan sesuatu yang tidak biasanya diinginkan diwaktu belum hamil, b) kalau sudah menginginkan sesuatu biasanya sangat spesifik dan sudah tahu apa yang diinginkan. Dari yang mulai minta rujak cingur di perempatan jalan ondel-ondel, sate kambing pak tadjudin dekat gang anu setelah pom bensin, es duren di jalan tubagus ismail bandung dan lain sebagainya yang aneh bin ajaib serta bikin pusing para suami. 

istri ngidam

Menurut istri saya, ngidam itu ada penjelasan ilmiahnya: 1) ada zat tertentu yang dikandung oleh makanan tersebut dan dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil, 2) secara psikologis istri minta perhatian dari suami supaya merasa tenang dan nyaman. Masuk akal sih, tetapi tetap saja usaha memenuhi tuntutan istri ngidam itu seringnya bikin pusing.

Untunglah pada kehamilan pertama istri saya, ngidamnya tidak terlalu aneh. Pengennya mie instan melulu. Baik yang versi goreng ataupun rebus pasti sama-sama dilahapnya. Hampir tiap hari paling tidak mie instan selalu ada di meja. Pernah di tepi pantai kita sudah pesan berbagai macam hidangan ikan laut bakar, sambal, sayur dan lain-lain yang lezat-lezat, tiba-tiba istri saya menghilang. Setelah dicari-cari, ternyata beliau dengan asyik menyantap mie rebus disalah satu warung mie instan! Ajabinya, waktu sudah melahirkan, istri jadi heran sendiri kenapa jadi suka mie rebus waktu hamil ya. Hahaha, dasar orang ngidam!

Nah, kehamilan kedua hampir mirip, sama-sama suka mie instan, tapi ditambah yang lain-lain. Waktu belanja di salah satu hypermarket, tiba-tiba pengen beli sirup Marjan, tidak mau yang merek lain. Begitu sudah dibeli, diminumnya cuma sedikit, itu pun setelah botol sirup yang masih rapi terbungkus tergeletak di lemari pendingin selama beberap minggu. Untunglah sirupnya tidak terlalu mahal, jadinya tidak terlalu sayang hehehe.

Pagi ini hujan turun dengan derasnya dan bikin sedikit banjir di jalanan perumahan saya. Hujan reda juga akhirnya. Tiba-tiba istri ingin makan roti yang dijajakan keliling dan ada suara “tit-tot-tit-tot”-nya di gerobaknya. Spesifik sekali ya? Kalau roti yang dijual di toko roti yang mewah sama sekali tidak menarik, lebih enak yang murahan katanya. Sambil sedikit sebal mendengarkan rengekannya, saya tetap membaca berita di internet.

“TIT-TOT-TIT-TOT-TIT-TOT!!!” Pucuk di cinta ulam tiba! Rupanya abang penjual roti keliling mampu mendengarkan nyanyian keinginan dari dasar hati yang paling dalam dari istri saya. Cepat-cepat saya beranjak dari kursi seraya meneriakkan “ROTI!” sambil menepukkan tangan dengan keras. Abang penjual roti tersebut menoleh dan segera berputar arah ke rumah kami. Syukurlah….

 beli roti

“Roti yang rasa apa bu?” tanya si abang penjual roti.

“Rasa keju” sahut istri saya cepat

“Kejunya yang manis atau asin?” tanya si abang penjual roti.

“Yang manis dong!” jawab istri saya cepat seolah sudah tahu berbagai jenis roti yang dipunyai si abang penjual roti ini, padahal sumpah mati ini pertama kalinya istri saya beli roti ke abang penjual roti ini. Berhubung saya hanya nebeng beli, jadinya beli yang rasa coklat saja supaya lain.

Foto di atas adalah foto pancaran kegembiraan setelah mendapatkan dan menikmati roti hasil ngidam hari ini… Hehehe, selamat menikmati rotinya sayangku!

Satu Balasan ke Istri Ngidam

  1. tuti mengatakan:

    jadi inget dulu ngidam nasi padang padahal lg bulan puasa,,saking pengennya sampe kepala rasanya cenut2..bgitu ktemu resto yg buka, wah senangnya..puasnya tak terkira!! (ditemani suami yg cuma bisa nonton sambil ngiler n berkomentar,”duh kynya enak banget” hihi)

    weby: hahahaha! jadi inget bukunya Umar Kayam, ada tuh waktu bulan puasa anaknya makan tempe, trus bilang ke bapaknya “Pak, jebhule tempe iku enak!” hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: