Beberapa hal dari Paris yang remeh temeh – Paris Series

Paris memang tak diragukan memiliki bangunan, museum, peninggalan dan lain-lain yang sangat unik dan menarik, bahkan berkelas dunia. Yang ingin saya ceritakan disini adalah beberapa hasil pengamatan saya selama berjalan-jalan di Paris mengenai hal-hal yang remeh temeh tapi unik dan menarik. Mengapa? Ya, karena kita kadang menganggap sesuatu itu remeh atau tidak penting, tetapi bagi orang lain di negara lain bisa jadi itu akan sangat unik dan menarik.

paris kartun

Kita lihat apa saja yang unik dan menarik yang saya temukan di kota Paris. 

1. Gerai Pompa Bensin

Membuat gerai di Paris bisa benar-benar mahal. Lahan di kota Paris benar-benar terbatas untuk apa saja. Yang menambah lebih parah, ongkos tenaga kerja sangat mahal, belum lagi pekerjanya suka berdemo! Perhatikan stasiun pompa bensin ini, cukup kecil, memakan sebagian badan trotoar dan pengelola pompa bensin ini juga tak tampak disini karena sedang melakukan pekerjaan lain. Kesannya seperti pompa bensin yang ga niat hehehe.

pom bensin total

2. Tanda Petunjuk Stasiun Metro

Metropolitain atau biasa disebut Metro adalah jaringan kereta bawah tanah di kota Paris yang bisa menjangkau semua sudut kota Paris dengan mudah, murah dan cepat. Salah satu keunikannya adalah tanda petunjuk keberadaan stasiun Metro. Tanda petunjuk stasiun Metro ini bisa berbeda-beda warna, jenis huruf maupun gaya konstruksinya. Biasanya semakin tua stasiunnya, semakin “old fashion” tanda petunjuknya.

penanda stasiun metro

3. Ragam “Pengamen”

“Pengamen” selalu ada dimana-mana dan identik dengan musik, demikian juga Paris. Namun demikian, pengamen di Paris tidak selalu menggunakan gitar atau organ, lihat saja digambar dari kiri atas kemudian searah jarum jam adalah pemain harpa, pemain akordion, pemain wayang-orang-yang-bermusik-diiring-lagu-lagu-Nirvana, pemain saksofon dengan latar belakang gereja Notre Dame dan pemain gelondongan putar.

ragam pengamen

4. Gembok Sepeda Motor

Namanya maling dimana-mana pasti ada. Sepeda motor adalah salah satu kendaraan yang paling rawan mengalami pencurian. Sang empunya motor ini pasti sayang sekali dengan sepeda motornya sampai-sampai pakai gembok kapal dan bahkan ada yang merentengkan gemboknya untuk tiga sepeda motor sekaligus (kanan bawah) hehehe.

gembok sepeda motor 

5. Negeri Pendemo

Humor mengenai orang Prancis salah satunya mengenai betapa orang Prancis senang berdemonstrasi. “Beruntung” juga saya sempat merasakan demonstrasi yang diadakan oleh pelajar dan mahasiswa Paris, ketika itu didaerah Quartier Latin, dekat dengan Universitas Sorbonne. Bukannya ngeri, justru menarik sebagai tontonan karena mahasiswanya menggunakan kendang dan bernyanyi sembari menunggu perwakilan dari sekolah lain untuk berkumpul. Polisi berjaga cukup ketat karena ada kalanya demonstrasi ini mengundang kerusuhan dan perusakan seperti beberapa tahun silam dan November 2007 di kota Paris.

 mahasiswa lagi demo

6. Transportasi Turis

Orang Prancis rupanya sadar bahwa Paris sangat memikat para turis mancanegara untuk berkeliling di tempat-tempat  bersejarah yang tersebar di Paris, oleh sebab itu Transportasi turis tentunya harus bisa mengakomodasi kebutuhan para turis ini. Transportasi turis disini bukan semata-mata untuk berkendara jarak jauh, tetapi untuk jarak pendek saja. Foto sebelah kiri-atas adalah sekelompok turis yang mengikuti tur keliling kota Paris didekat Les Invalides (rumah Napoleon Bonaparte) yang menumpang semacam sepeda elektrik. Foto sebelah kanan-atas diambil di Versailles yang terdapat kereta gandeng beroda karet yang bisa mengantarkan sekitar 20-30 orang turis dari gedung museum utama ke rumah Marie Antoinette yang berjarak 3-4 km jauhnya. Foto sebelah bawah adalah becak roda tiga ala Paris yang saya temukan di depan gereja Notre Dame. Belum tahu kali ya orang Paris kalau di Indonesia ada becak yang lebih antik dari ini hihihi.

transportasi turis

7. Sampah Masuk Museum

Bahkan sampah pun masuk museum! Orang Prancis memang hobi sekali bikin museum. Disalah satu museum yang saya kunjungi, yaitu Muséum national d’Histoire naturelle, ada satu ruang pameran yang bercerita mengenai pencemaran lingkungan, dimana salah satunya membahas mengenai persampahan. Kurang lebih sampah yang dihasilkan satu keluarga jaman modern ini berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan sampah satu keluarga di abad pertengahan. Lihat saja perbandingan sampah abad pertengahan (kiri) dan jaman modern (kanan). Sampah tersebut dipadatkan dan dijadikan bentuk kubus supaya lebih terlihat banyak sampahnya. Ada-ada saja.

sampah masuk museum

8. “Semrawut” Petunjuk Arah Lokasi

Di Indonesia, persimpangan jalan yang umum kita temui adalah simpang dengan cabang 4. Persimpangan yang cabangnya banyak biasanya sekitar 5 atau 6. Di Paris, sangat biasa kita menemui persimpangan dengan 5-7 cabang. Bahkan setahu saya persimpangan yang paling banyak mempunyai cabang jalan di Place Charles de Gaulle yang mempunyai 12 cabang! Tak heran, kadang-kadang petunjuk arah lokasi juga terlihat seperti “semwarut” menunjukkan tempat-tempat penting.

penanda arah lokasi

9. Sepeda Motor Merek Mobil

Di Indonesia, Peugeot dan BMW identik dengan merek mobil, khusus BMW ada juga sepeda motor besar (dengan kapasitas mesin yang besar pula). Di Paris, kita bisa menemui sepeda motor dengan kapasitas kecil dengan merek Peugeot dan BMW.

sepeda motor merek mobil

10. Petunjuk Nama Jalan

Petunjuk nama jalan di seantero kota Paris menggunakan gaya yang menginskripsikan nama jalan di dinding luar gedung yang terletak di pojok persimpangan jalan. Jaman sekarang petunjuk nama jalan tersebut tetap dipertahankan tetapi menggunakan bahan logam. Dari foto dibawah nama jalan Rue Lafayette mengadopsi kedua gaya tersebut.

plat nama jalan

11. Sendok Prancis

Sendok logam ini saya beli di Paris untuk keperluan makan cereal dan susu, bukan untuk keperluan souvenir. Setengah mati carinya karena orang Prancis biasa menggunakan garpu dan pisau untuk makan. Waktu balik ke Indonesia, saya baru sadar kalau ukuran sendok Prancis ini lebih besar dari sendok di Indonesia pada umumnya. Alhasil di rumah saya menggunakan sendok ini sebagai sendok sayur atau untuk keperluan menyendok makanan berkuah karena terlalu besar buat menyuap nasi ke mulut hehehe. Foto dibawah ini menunjukkan perbandingan antara sendok Indonesia (sebelah kiri) dan sendok Prancis (sebelah kanan).

sendoke wong prancis

12. Satu Lobang Rame-Rame?

Hahaha! Bukan, SALOME yang itu! Ini adalah salah satu nama toko yang saya temui ketika berjalan-jalan di daerah Parc de la Villette, di pinggir kota Paris.

SALOME

Nah, coba sekarang ingat-ingat hal-hal yang unik dan menarik disekitar kamu!

8 Balasan ke Beberapa hal dari Paris yang remeh temeh – Paris Series

  1. ari3f mengatakan:

    Wah laporan pandangan mata yang menarik! Masukkan majalah Femina aja, siapa tahu dimuat (dan dapat honor) hehe … Pake nama Putie (supaya lebih feminine) atau nama “Wevy” hehe ..

    weby: okay!! nanti akan dicoba. Thanks banget sarannya Srip!

  2. bowo mengatakan:

    HAHAHAHA menarik banget lho!
    tulisan kayak gini yang malah jarang dimuat di majalah2 (ibukota)😀

  3. JasujanBollonkJR mengatakan:

    wew ebat bner y. tenyata g jauh juga dngan s’pore

  4. hary mengatakan:

    wah bagus kali yah,,,

    n bisa dijual tuh ceritanya,,,

    thanks

  5. yuni mengatakan:

    setelah lihat kota prancis pengen rasanya ketemu teman gue….hehe….tapi dah lupa kali ya dia amague….
    itu tu…abdi sitanggang…

  6. yuni mengatakan:

    jadi igin naik transportasi turis nya…..unik dan menarik…tapi berapa ya naik transportasi gituan..

  7. Riri Zein mengatakan:

    KAK BISA SAYA TAU EMAIL KK ? AGAR SAYA BISA BERTANYA LEBIH JELAS TENTANG PARIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: