Upacara Bendera di Anjungan Lepas Pantai

Bulan Agustus tahun 2008 adalah bulan tour pertama saya mengunjungi anjungan lepas pantai yang menjadi tanggung jawab saya. Oiya, sedikit cerita, secara efektif bulan Juni 2008, saya dipindah bagian ke tempat baru, berhubungan dengan metering system yang mengukur hidrokarbon gas dan cair. Atasan saya menugaskan untuk memberikan dukungan teknis untuk semua yang berhubungan dengan sistem pengukuran gas dan minyak di area laut Natuna timur dan barat.

Nah, saya sendiri kebetulan mendapat ijin untuk tinggal di lepas pantai sebelum tanggal 17 Agustus. Saya sendiri tidak menyangka jika perayaan 17 Agustus di anjungan lepas pantai bisa sama meriahnya dengan di darat. Selama seminggu sebelum tanggal 17 Agustus, seperti layaknya acara di kampung2, rekan-rekan yang bekerja di offshore mengadakan perlombaan yang sifatnya gembira ria seperti lomba makan krupuk, lomba minum susu, bowling, basket. Khusus bowling dan basket, peralatannya pake mainan anak-anak yang ukurannya cukup kecil, tapi jaraknya jauh2 sehingga susah juga nembaknya.

Ada juga lomba yang unik yaitu lomba “2 minute safety talk”, lomba ini adalah lomba memberikan pidato tentang semua yang berhubungan dengan keselamatan seperti “cara pemilihan alat pekerjaan yang benar”, “pemilihan makanan sehat”, “mengendarai kendaraan dengan aman”, dll. Yang bikin seru adalah topik pidatonya dipilih secara acak, sehingga semua peserta tidak mungkin ada yang siap dengan pemilihan kata-katanya. Semakin kreatif dan spontan, semakin tinggi nilai yang bisa didapat. Tentunya yang bikin ramai adalah saat peserta lomba memberikan pidatonya, ada yang tergugup-gugup (seperti saya, tapi bukan yang terparah hehehe), ada yang datar-datar saja, ada yang seperti orang mendalang, ada yang bergaya melawak dan bahkan ada yang dengan gaya seperti orang gila. Penonton semakin ramai menyoraki atau memberikan aplaus untuk peserta yang memberikan pidato yang diluar dugaan.

Di acara puncak, tanggal 17 Agustus, upacara bendera direncanakan untuk dilaksanakan. Pagi-pagi setelah sarapan dan morning meeting, beberapa kru memasang tiang bendera di pinggir helipad (landasan helikopter), mirip tentara Amerika yang memasang bendera di Iwo Jima waktu tahun perang dunia II. Para peserta upacara berkumpul disisiPara petugas upacara yang sedianya akan membawa map UUD45, map Pancasila, map doa dan pengibar bendera sudah bersiap-siap.

Komplit lah, kayak waktu jaman SD/SMP/SMA. Ada pembacaan pembukaan UUD45, pancasila, pidato dari pembina upacara dlsb. Yang membedakan, setelah upacara selesai, semuanya saling pijat2an, foto bersama, kemudian minum2 pocari sweat.

Malamnya, acara penutup dengan menghadirkan hidangan makan malam yang tidak biasa seperti nasi kuning (tumpengan), ayam panggang utuh, roti buaya, beragam roti bakar, sayur urap, dlsb. Semua yang mengikuti acara malam ini diharuskan memakai kaos ConocoPhillips yang dibagikan sehari sebelumnya. Acara semakin meriah dengan adanya doorprize. Nama-nama diambil secara acak, dipanggil orangnya, kemudian disuruh menusuk balon yang terdapat kertas yg bertuliskan hadiah didalamnya. Hadiahnya bermacam-macam, ada MP3 player, flash disk 4GB, DVD player, dll. Ada juga kertas undian yang isinya “usaha dulu deh.. jangan ngarep macem2” atau “namanya juga undian…” . Kalo sudah begini, diketawain keras-keras dan disorakin..

Lumayan menyegarkan! Ntar kapan-kapan ada acara menarik di lepas pantai akan saya tulis disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: