Kerja di Laut

29 Juli 2009

Tuntutan tugas kadang mengharuskan saya ke lapangan, bukan lapangan bola yang jelas! hehe. Maksudnya lapangan itu lapangan minyak dan gas. Kebetulan area yang saya urusi di daerah lepas pantai, tepatnya di laut Natuna (bukan laut Cina Selatan). Jaraknya sekitar 1250 km ke arah utara Jakarta. Cukup dekat dengan perbatasan latu dari area Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Naik pesawat fixed wing dari bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) ke pulau Matak (Kepulauan Riau) sekitar 2 jam perjalanan, dilanjutkan dengan helikopter sekitar 30-45 menit, bergantung tujuan anjungannya.

Macam-macam bentuknya anjungan lepas pantai di perusahaan tempat saya bekerja. Ada yang anjungan tetap (fixed platform) dan ada yang berbentuk kapal (FPSO – Floating Production Storage and Offloading/FSO – Floating Storage and Offloading). Biasanya tempat yang paling menyenangkan bekerja adalah anjungan yang penghuninya paling sedikit (20-30 orang). Lebih dari itu, biasanya anjungannya sangat ramai dan aturannya banyak.

offshore platform

Kalau rapat pagi (morning meeting) di anjungan yang berkapasitas besar biasanya ramai dan yang dibahas banyak sekali, maklum saja namanya juga anjungan besar. Kalau di anjungan kecil, rapatnya biasa saja, cenderung informal (boleh ga mandi dan bercelana pendek segala) dan malah pas rapat bisa ketawa cekikikan.

Baca entri selengkapnya »

Iklan