Ngupdate ngupdate…

21 Februari 2010

Wah, ga terasa.. ternyata tulisan terakhirku bulan Juli tahun kemarin!!! Jarang update blog nih. Biasaaa, alasan klasik karena kesibukan pekerjaan, kuliah S2 dan bercengkerama dengan keluarga.

Pekerjaan seperti biasa semakin lama semakin banyak “kesempatan”. Ini bahasa yang bernuansa positif dari orang-orang Amrik, bahwa sesuatu yang berkaitan dengan “masalah” atau “tantangan” itu adalah suatu “kesempatan”.  Sampai seringnya waktu “belajar” kurang. Waktu belajar? Iya, banyak pekerjaan-pekerjaan saya yang perlu dipelajari terlebih dahulu basis pemikiran, alur kerja dan standar internasionalnya. Seringnya langsung hajar bleh aja, mikir belakangan. Ya wis gpp, namanya juga kerja.

Sekolah S2 di Teknik Kimia ITB bikin sibuk terus tiap minggu. Selalu banyak yang bisa dipelajari, dimodelkan dan dikhayalkan penerapannya di lapangan. Semester 1 & 2 lumayan berat – tapi untung S2 profesional, jadi ga terlalu puyeng hehehe – karena ada 4 mata kuliah wajib seperti Termodinamika, Operasi Perpindahan Massa, Teknik Reaksi Kimia dan Analisis Proses Teknik Kimia. Lainnya sih pilihan, tapi sengaja saya dan teman saya pilih yang bisa diterapkan di industri seperti Rekonsiliasi Data, Optimasi Sistem Proses Kimia, Process System Engineering dan Simulasi Dinamik Proses. Semester ini (semester 4) akan lebih berat lagi karena menginjak tahap akhir, yaitu presentasi pra penelitian dan penelitian. Ga tahu bakal sepuyeng apa nanti, jangan2 naruh telur di kepala langsung jadi telur ceplok matang! hehehe….

Hobi baru. Setelah hobi diving yang sedikit terhambat karena situasi keuangan dan waktu (karena S2), sekarang lagi mencoba hobi baru yaitu model kereta api. Sudah download beberapa buku panduan karangan C.J. Freezer dan pengarang lain mengenai hobi kereta api model ini. Untungnya di Jakarta ini ada beberapa toko yang menjual kereta api model ini dan sudah dikunjungi beberapa hari lalu. Tinggal persiapan akhir dan beli barangnya pertengahan tahun ini. Terinspirasi buku Aneka Hobi Rumah Tangga tentang Diorama waktu masih SD. Isinya mengenai kereta api model dan pembuatan maket. Takjub sekali rasanya melihat kereta api model waktu itu, meski baru melihat gambar saja dan berangan-angan punya kereta api model kelak suatu hari.

Anak-anak sekarang udah pada besar dan bisa berjalan semua. Paling tidak kalau diajak jalan-jalan ga capek nggendong. Ayodya sudah pinter makan sendiri, meski masih berantakan. Sedangkan Arin masih harus disuapi tapi sudah bisa makan makanan orang dewasa. Kesukaan keduanya sama: BAKSO!!! hehehe… Cocok lah, bapak dan ibunya juga suka. Sekarang paling suka main sama keduanya dengan dilempar-lempar ke udara. Yang repot kalau dua-duanya minta dilempar bareng2… weleh piye rek? emang boneka?

Istri sekarang semakin giat bekerja dan semakin bersemangat. Good for her! Sekarang tambah suka makan sambel, ketularan aku, gara-gara Bu Sup – pembantu kami – sering nyambel terasi kalau lauknya ikan seperti lele, bawal air tawar, bandeng, bahkan ayam goreng juga dibikin sambel.

Liburan hari Minggu biasanya kami isi dengan jalan-jalan ke toko buku, ke rumah eyangnya atau ke tempat wisata seperti Waterbom Pantai Indah Kapuk. Sudah dua kali kami Waterbom, bagus dan menyenangkan. Cuma kayaknya anak-anak kurang gedean dikit, jadi kurang bisa menikmati dan mungkin kurang rame-rame jadi anak2 juga ga ada temannya.

Oiya, cuaca akhir-akhir ini kurang begitu bagus di Jakarta. Sering hujan dan kalau hujan biasanya bawa penyakit, selain banjir tentunya. Mudah-mudahan istri yang sekarang lagi tergolek sakit bisa cepat sembuh dan kembali beraktivitas. Cepet sembuh ya mama!

Demikian sekilat info yang dapat saya sampaikan, kurangnya mohon ditambahi, lebihnya mohon disusuki

Iklan

Kerja di Laut

29 Juli 2009

Tuntutan tugas kadang mengharuskan saya ke lapangan, bukan lapangan bola yang jelas! hehe. Maksudnya lapangan itu lapangan minyak dan gas. Kebetulan area yang saya urusi di daerah lepas pantai, tepatnya di laut Natuna (bukan laut Cina Selatan). Jaraknya sekitar 1250 km ke arah utara Jakarta. Cukup dekat dengan perbatasan latu dari area Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Naik pesawat fixed wing dari bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta) ke pulau Matak (Kepulauan Riau) sekitar 2 jam perjalanan, dilanjutkan dengan helikopter sekitar 30-45 menit, bergantung tujuan anjungannya.

Macam-macam bentuknya anjungan lepas pantai di perusahaan tempat saya bekerja. Ada yang anjungan tetap (fixed platform) dan ada yang berbentuk kapal (FPSO – Floating Production Storage and Offloading/FSO – Floating Storage and Offloading). Biasanya tempat yang paling menyenangkan bekerja adalah anjungan yang penghuninya paling sedikit (20-30 orang). Lebih dari itu, biasanya anjungannya sangat ramai dan aturannya banyak.

offshore platform

Kalau rapat pagi (morning meeting) di anjungan yang berkapasitas besar biasanya ramai dan yang dibahas banyak sekali, maklum saja namanya juga anjungan besar. Kalau di anjungan kecil, rapatnya biasa saja, cenderung informal (boleh ga mandi dan bercelana pendek segala) dan malah pas rapat bisa ketawa cekikikan.

Baca entri selengkapnya »


Sepeda Motor di Jalan Tol? No way! Kereta-Bis Dong!

30 Juni 2009

Sungguh tolol keputusan membolehkan sepeda motor melewati semua jalan tol di Indonesia. Apa dasarnya dibilang tolol?

Pengemudi sepeda motor pada dasarnya susah untuk berdisiplin. Berapa banyak dari anda yang pernah mengendarai kendaraan lain (mobil pribadi/kendaraan umum) ketika cuaca hujan dan melewati sebuah terowongan? Bisa dipastikan banyak pengemudi sepeda motor yang berteduh disana tanpa mempedulikan kendaraan yang kesulitan melalui terowongan karena terhalang motor yang parkirnya bisa memenuhi setengah terowongan.

Baca entri selengkapnya »


Akhirnya Sekolah Juga!

29 Juni 2009

Alhamdulillah, pengumuman hasil ujian masuk S2 (magister) sudah keluar dan saya dinyatakan lulus alias DITERIMA!!! Uhuyy… Ndak percaya? Lihat disini deeeh… yang nomor 389 itu lhooo…

Hehehe, ini artikel sudah lama numpuk di kepala, ga tahu apa masih inget dengan tepat semua kejadian-kejadiannya.

Ya, setelah diberi kepercayaan beasiswa oleh perusahaan tempat saya bekerja – melalui serangkaian tahapan yang cukup panjang – akhirnya saya bisa sekolah lagi. Kebetulan saya mendaftar tingkat magister Teknik Kimia bidang process engineering di ITB.

Agak aneh ya? Mengingat jurusan S1 saya sebelumnya (Teknik Fisika) tidak terlalu berhubungan dengan Teknik Kimia. Biasanya teman yang berlatar belakang non-teknik akan geleng-geleng kepala seraya berkomentar “nanti S3-nya apa? Teknik Biologi ya, biar lengkap sekalian!” hahaha…

Baca entri selengkapnya »


Bike To Work!!!

28 Oktober 2008

Yah, begitu lah! Bike To Work (BTW) atau pergi bekerja dengan bersepeda. Terinspirasi oleh semakin maraknya komunitas orang-orang yang berangkat kerja ke kantor menggunakan sepeda di Jakarta (Komunitas Pekerja Bersepeda Indonesia ), saya membulatkan tekad untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi ke kantor. Di negara-negara Eropa, dan juga Prancis, penggunaan sepeda sebagai alternatif transportasi sudah jauh lebih maju. Mereka mempunyai jalur sepeda sendiri, penyewaan sepeda berbayar dengan kartu, etiket bersepeda dan lain-lainnya. Saya perhatikan di kota Paris, tua/muda, lelaki/wanita, mereka tidak mempedulikan tipe atau jenis sepedanya. Yang penting fungsionalitas alat mereka, jadi lah dipake.. Sesuai dengan kepribadian saya banget! hehehe…

Dari suatu miling list, saya mengetahui ada rumus sederhana dalam penggunaan alat transportasi secara efisien:

1. Jika jarak tempuh kurang dari 1 km, berjalan kaki

2. Jika jarak tempuh kurang dari 5 km, naik sepeda

3. Jika jarak tempuh lebih dari 5 km, naik kendaraan bermotor

Rumus diatas tentunya tidak kaku, hanya sebagai referensi awal, pernah saya temui juga seorang BTW-ers sehari melalap jarak 60 km. Edan! Itu cerita lain, mungkin kebanyakan energi tuh orang.

Baca entri selengkapnya »


Upacara Bendera di Anjungan Lepas Pantai

21 Oktober 2008

Bulan Agustus tahun 2008 adalah bulan tour pertama saya mengunjungi anjungan lepas pantai yang menjadi tanggung jawab saya. Oiya, sedikit cerita, secara efektif bulan Juni 2008, saya dipindah bagian ke tempat baru, berhubungan dengan metering system yang mengukur hidrokarbon gas dan cair. Atasan saya menugaskan untuk memberikan dukungan teknis untuk semua yang berhubungan dengan sistem pengukuran gas dan minyak di area laut Natuna timur dan barat.

Nah, saya sendiri kebetulan mendapat ijin untuk tinggal di lepas pantai sebelum tanggal 17 Agustus. Saya sendiri tidak menyangka jika perayaan 17 Agustus di anjungan lepas pantai bisa sama meriahnya dengan di darat. Selama seminggu sebelum tanggal 17 Agustus, seperti layaknya acara di kampung2, rekan-rekan yang bekerja di offshore mengadakan perlombaan yang sifatnya gembira ria seperti lomba makan krupuk, lomba minum susu, bowling, basket. Khusus bowling dan basket, peralatannya pake mainan anak-anak yang ukurannya cukup kecil, tapi jaraknya jauh2 sehingga susah juga nembaknya.

Baca entri selengkapnya »


Ultah Pernikahan ke-2

20 Agustus 2008

Sepertinya saya dan istri baru-baru saja menikah. Tak terasa pernikahan kami sudah berjalan dua tahun. Malah, anak kami sudah hampir dua lho! Bayangkan, tiap tahun hamil hehehe…

Meskipun kami sudah merayakan ultah pernikahan kami dua minggu lalu, pagi ini saya mengajak istri saya sambil berdansa kecil sambil menyanyikan lagu yang berjudul “Dia”, tembang laris tahun 1985 dan dinyanyikan ulang dengan apik oleh Syaharani. Aslinya lagu ini hasil kolaborasi antara Ireng Maulana dan Harvey Malaiholo.

Amati deh liriknya, sangat romantis. Cocok dinyanyikan untuk pasangan tercinta. Untuk saya, lagu ini sangat menggambarkan istri saya. Selamat ulang tahun pernikahan ke-2 istriku!

DIA

Bila kau nanti bertemu
Dengan pujaan hatiku
Tak heran bila kau akan simpati
Sederhana penampilan
Tapi sangat berkesan
Tak dapat dengan kata kulukiskan

Bila tak jumpa seminggu
Hampa rasa hidupku
Terasa sepi di tengah keramaian
Rindu gaya cerita dengan senda guraunya
Terlukis kedamaian dalam hatinya

Dia pelipur lara hidupku
Dia sahabat dalam hidupku
Dia curahan kasih sayangku
Dia tambatan hati diriku
Oh izinkanlah dia untuk
Menemani selama hidupku